PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) mengumumkan rencananya untuk memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya di Singapura. Dengan total nilai mencapai US$140 juta atau sekitar Rp 2,35 triliun. Langkah ini bertujuan untuk mendukung ekspansi bisnis dan pengembangan operasional anak usaha mereka di Singapura.
Melalui anak usaha yang berbasis di Singapura, Aster Asia Alpha Pte. Ltd., CDIA telah mendirikan dua entitas baru, yaitu Aster Port and Terminal Pte. Ltd. (APT) dan Aster Power Pte. Ltd. (APPL). APT, yang beroperasi di bidang penyimpanan barang-barang berbahaya, berfokus pada pengelolaan barang berbahaya di Singapura. Sementara APPL bergerak di sektor transmisi, distribusi, dan penjualan tenaga listrik. Kedua entitas ini sedang mengembangkan kegiatan usaha mereka di Pulau Jurong dan Pulau Bukom di Singapura.
Untuk mendukung perkembangan bisnis yang berkelanjutan, CDIA memutuskan untuk memberikan pinjaman kepada kedua anak usaha tersebut. Fasilitas pinjaman yang diberikan kepada APT mencapai US$80 juta dengan jangka waktu hingga 30 November 2035. Perjanjian ini tunduk pada hukum Singapura dan menetapkan mekanisme penyelesaian sengketa melalui Singapore International Arbitration Centre (SIAC). Begitu pula, perjanjian dengan APPL serupa, dengan nilai fasilitas pinjaman sebesar US$60 juta dan ketentuan waktu yang sama.
Pinjaman Besar untuk Mendukung Pertumbuhan Anak Usaha di Singapura
Menurut pihak perusahaan, langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sinergi dan mendukung ekspansi usaha entitas-entitas tersebut di masa depan. Dengan pendanaan ini, diharapkan kedua entitas dapat mengoptimalkan operasional mereka. Yang akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan bisnis CDIA secara keseluruhan.
“Langkah strategis ini tidak hanya untuk mendukung ekspansi operasional anak usaha di Singapura, tetapi juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan. Kami percaya bahwa pinjaman ini akan memperkuat posisi dan daya saing entitas di pasar internasional,” ungkap manajemen dalam keterbukaan informasi yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Saham CDIA Naik Pasca Pengumuman Pinjaman Rp 2,35 Triliun untuk Anak Usaha di Singapura
Seiring dengan pengumuman ini, saham CDIA mengalami kenaikan sebesar 2,49% menjadi Rp 1.850 pada perdagangan terakhir, membawa kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 230,93 triliun. Kenaikan saham ini mencerminkan reaksi positif dari pasar terhadap langkah ekspansi perusahaan.
Langkah ini juga menunjukkan komitmen CDIA dalam memperkuat operasional dan memperluas jangkauannya di pasar global, khususnya di sektor logistik dan energi. Kedua sektor ini merupakan area yang memiliki potensi pertumbuhan yang besar, dan dengan dukungan pendanaan yang diberikan, diharapkan kedua entitas ini dapat mencapai target yang telah ditetapkan dalam rencana ekspansi mereka.
Secara keseluruhan, pinjaman yang diberikan oleh CDIA kepada APT dan APPL mencerminkan langkah perusahaan untuk memperkuat posisinya di pasar internasional dan mendukung pengembangan usaha yang berkelanjutan. Dengan perkembangan yang positif ini, perusahaan diharapkan dapat terus tumbuh dan mencatatkan hasil yang menguntungkan bagi para pemegang sahamnya.