Bursa & Saham

Ramalan Dividen BBRI Tahun Ini Menjadi Pemimpin

Kokoinves.com – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) diperkirakan akan memberikan imbal hasil dividen tertinggi pada tahun 2025. Bank ini berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan profitabilitas yang mengesankan, didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) yang kuat serta pengelolaan biaya operasional yang efisien.

Prediksi Yield Dividen Bank 2025

Menurut riset Macquarie, BBRI diproyeksikan memberikan yield dividen sebesar 8,2% pada tahun 2025. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bank lainnya, yaitu:

  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): 6,7%
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): 6,2%
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): 3,4%
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): 1,1%

Laporan ini juga mencatat bahwa hingga November 2024, tiga bank milik negara (Himbara) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 4-5%, sementara BBCA memimpin dengan pertumbuhan laba bersih mencapai 14%. Kinerja ini dianggap sesuai dengan proyeksi yang telah ditetapkan.

Performa Laba Bersih dan Likuiditas Bank

Bank Negara Indonesia (BBNI) hampir mencapai target laba bersih tahunannya, dengan realisasi mencapai 96%. Di sisi lain, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) baru merealisasikan 74% dari target laba bersih tahunan.

Riset Macquarie juga mengungkapkan bahwa tiga bank besar BUMN berhasil menambah likuiditas sebesar Rp 94 triliun pada November 2024, jauh lebih tinggi dibandingkan penambahan Rp 8 triliun pada bulan Oktober. Hal ini menunjukkan adanya pengelolaan pendanaan yang lebih konservatif dari pemerintah.

Namun, mayoritas bank yang diteliti oleh Macquarie, kecuali BBRI, telah berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target pencadangan (provisi).

Prospek Bank pada Tahun 2025

Memasuki tahun 2025, Macquarie memperkirakan bank dengan kualitas aset yang baik akan mencatatkan performa solid. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menjadi pilihan utama. Macquarie berpendapat bahwa pelonggaran kebijakan moneter akan mendorong rerating saham-saham ini. Dengan pertumbuhan laba per saham (EPS) yang tangguh, pendanaan yang kuat, serta kualitas aset yang unggul, BBCA dan BRIS dianggap layak mendapatkan valuasi premium.

Baca Juga : Pasar Saham Memerah RATU Justru Melonjak Drastis Hingga Auto Rejection Atas (ARA)

Rekomendasi Saham Bank Lainnya

Selain BBCA dan BRIS, Macquarie juga merekomendasikan saham BBRI dan BBNI sebagai saham dengan performa “outperform”. Saham BMRI juga di-upgrade ke kategori “outperform” dengan proyeksi yield dividen sebesar 6% pada tahun 2025.

Sementara itu, saham BBTN diprediksi akan diuntungkan oleh program perumahan pemerintah. Namun, dalam jangka pendek, profitabilitas bank ini masih menghadapi tekanan.

Target Harga Saham Bank 2025

Berikut adalah target harga saham beberapa bank besar menurut Macquarie:

  • BBCA: Rp 12.590
  • BBRI: Rp 5.690
  • BMRI: Rp 6.900
  • BBNI: Rp 6.000
  • BRIS: Rp 3.485

Dengan proyeksi dividen yang menarik dan strategi pengelolaan aset yang solid, BBRI diperkirakan akan memimpin pasar perbankan pada tahun 2025. Saham-saham bank lainnya, seperti BBCA, BRIS, BBNI, dan BMRI, juga menawarkan peluang investasi yang menjanjikan, terutama dengan potensi kenaikan harga saham seiring dengan pelonggaran kebijakan moneter. Bagi investor, memahami tren ini adalah langkah penting untuk memaksimalkan portofolio investasi mereka di sektor perbankan.

admin

Recent Posts

CDIA Beri Pinjaman Rp 2,35 Triliun ke Anak Usaha di Singapura untuk Ekspansi Bisnis

PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) mengumumkan rencananya untuk memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya…

2 days ago

Prospektif Terhadap Saham CDIA (PT Chandra Daya Investasi Tbk) untuk tahun 2026 Dengan Target Rp 2.500.000 per saham

Profil & Potensi Bisnis Saham CDIA Saham CDIA ( PT Chandra Daya Investasi Tbk) holding…

1 week ago

Menilai Prospek Emiten Tambang & Energi Grup Bakrie Pasca Kuartal III-2025

Emiten pertambangan terbesar di Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mencatatkan penurunan kinerja signifikan…

2 weeks ago

Saham Indonesia Yang Masuk Indeks MSCI Menjadi Peluang untuk Investor

Dua emiten Indonesia tercatat resmi masuk ke indeks utama MSCI. Dalam pengarakan kuartalan yang berlaku…

3 weeks ago

JPMorgan Meluncurkan Tokenisasi Dana Ekuitas Swasta di Blockchain Miliknya

JPMorgan Chase baru saja mengambil langkah besar dalam dunia keuangan digital dengan meluncurkan tokenisasi dana…

1 month ago

Saham IPO PJHB (PT Pelayaran Jaya Hidup Baru) Peluang Investasi Menarik dari Sektor Pelayaran

PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada…

1 month ago