Bursa & Saham

Saham WIFI Melonjak 16,85% Setelah Pelantikan Presiden Prabowo

Kokoinves.comSaham WIFI pada 1H24. Segmen ini menyumbang 41 persen total EBIT. WIFI menargetkan pemasukan FY24 sebesar Rp600- Rp650 miliyar, naik 37- 48 persen YoY, dengan margin bersih sebesar 29 persen( 1H24) serta sasaran EPS di Rp73, 7(+197 persen YoY).

” Kami memakai P/ E 2024F sebesar 5, 5x sepanjang 2 tahun buat memperoleh nilai normal( FV) kami,” tulis Analis RHB Sekuritas, Arandi Pradana serta Muhammad Wafi, dalam studi tersebut.

Dipaparkan dalam studi tersebut, kalau alibi RHB menaikkan sasaran harga saham WIFI. Sebab terdapatnya katalis kemitraan strategis dengan Arsari Group serta Nokia buat menggapai sasaran 25 juta.

Pada 24 Agustus 2024 kemudian, Hashim Djojohadikusumo, Pimpinan Arsari Sentra Informasi, menandatangani MoU. Untuk berinvestasi di Jaringan Infra Andalan, anak industri WIFI. Kemitraan ini bertujuan buat tingkatkan pengembangan infrastruktur, menguatkan konektivitas di Pulau Jawa, serta menghubungkan 25 juta rumah tangga ke internet.

Buat menunjang sasaran 25 juta, WIFI bekerja sama dengan Nokia Indonesia. Selaku mitra strategis buat memperluas layanan internet rumah yang terjangkau di Indonesia.

” Dikala ini, penetrasi internet fixed broadband di Indonesia cuma 15 persen, jauh lebih rendah dibanding sebagian negeri Asia Tenggara yang lain,” tulis RHB Sekuritas.

RHB Sekuritas Memperhitungkan Perkembangan Laba Besar Saham WIFI

RHB Sekuritas memperhitungkan perkembangan laba besar di 1H24 saham WIFI dari peningkatan margin di segmen telekomunikasi bisa terus bersinambung, dengan sasaran perkembangan pemasukan 37–48 persen YoY di 2024.

Perkembangan signifikan ini diakibatkan oleh perluasan di segmen telekomunikasi yang mempunyai margin besar. Sehabis kerja sama dengan Industri Gas Negeri( PGAS) buat membangun jaringan ICT bertepatan dengan jaringan gas rumah tangga untuk 2, 5 juta rumah tangga.

Segmen telekomunikasi menggapai margin kotor 65 persen di 1H24( 1H23: 29 persen). Pemasukan segmen ini melonjak 171 persen YoY ke Rp116, 1 miliyar di 1H24( 38 persen dari total pemasukan).

Segmen periklanan pula berkembang dengan pemasukan 1H24 naik 41 persen YoY ke Rp184 miliyar, dengan margin kotor sebesar 59 persen. Buat 2024F, WIFI menargetkan perkembangan pemasukan sebesar 37–48 persen, menggapai Rp600–Rp650 miliyar.

Dari sisi aksi korporasi, RHB Sekuritas pula mencantumkan persetujuan penerbitan 4, 7 miliyar saham baru. Refinancing oleh PT Pemecahan Sinergi Digital Tbk( WIFI) selaku katalis positif.

Tidak hanya 2 nama di atas, saham konglomerat yang dekat dengan Prabowo, Tim Bakrie berbagai DEWA berkembang 6, 90 persen, VKTR 5, 16 persen, ENRG 2, 59 persen, sampai BRMS 1, 18 persen.

Baca Juga : IHSG Ditutup Menguat Saham Prajogo Pangestu

admin

Recent Posts

CDIA Beri Pinjaman Rp 2,35 Triliun ke Anak Usaha di Singapura untuk Ekspansi Bisnis

PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) mengumumkan rencananya untuk memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya…

2 days ago

Prospektif Terhadap Saham CDIA (PT Chandra Daya Investasi Tbk) untuk tahun 2026 Dengan Target Rp 2.500.000 per saham

Profil & Potensi Bisnis Saham CDIA Saham CDIA ( PT Chandra Daya Investasi Tbk) holding…

1 week ago

Menilai Prospek Emiten Tambang & Energi Grup Bakrie Pasca Kuartal III-2025

Emiten pertambangan terbesar di Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mencatatkan penurunan kinerja signifikan…

2 weeks ago

Saham Indonesia Yang Masuk Indeks MSCI Menjadi Peluang untuk Investor

Dua emiten Indonesia tercatat resmi masuk ke indeks utama MSCI. Dalam pengarakan kuartalan yang berlaku…

3 weeks ago

JPMorgan Meluncurkan Tokenisasi Dana Ekuitas Swasta di Blockchain Miliknya

JPMorgan Chase baru saja mengambil langkah besar dalam dunia keuangan digital dengan meluncurkan tokenisasi dana…

4 weeks ago

Saham IPO PJHB (PT Pelayaran Jaya Hidup Baru) Peluang Investasi Menarik dari Sektor Pelayaran

PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada…

1 month ago