Pada penutupan perdagangan saham hari ini, Jumat (29/08/2025), saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) mengalami penurunan signifikan. Saham BSBK tercatat turun sebesar 14 poin atau sekitar -14,74%, sehingga harganya berada di posisi Rp81.
Penyebab penurunan ini terkait dengan pengumuman dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencatatkan adanya fenomena Unusual Market Activity (UMA) pada saham BSBK. Dalam pengumumannya, BEI menjelaskan bahwa UMA terjadi karena adanya peningkatan harga saham yang tidak biasa, yang bisa menandakan adanya fluktuasi transaksi yang perlu dicermati lebih lanjut.
Dalam pengumumannya, BEI menyampaikan bahwa UMA tidak berarti ada pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menegaskan bahwa fenomena ini hanya merupakan langkah pengawasan untuk melindungi para investor. Pengumuman UMA bertujuan agar investor tetap berhati-hati dan memastikan bahwa transaksi saham dilakukan dengan informasi yang cukup dan akurat.
Menurut informasi yang dipublikasikan oleh BEI pada 2 Juli 2024, laporan bulanan mengenai registrasi pemegang efek adalah informasi terbaru yang tersedia tentang perusahaan tersebut. Namun, BEI mengingatkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengawasi perkembangan transaksi saham BSBK.
Sehubungan dengan UMA pada saham BSBK, BEI memberikan beberapa langkah yang perlu diperhatikan oleh para investor, antara lain:
Memperhatikan Tanggapan Perusahaan: Investor diharapkan untuk mengikuti perkembangan jawaban dari perusahaan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan oleh BEI.
Cermati Kinerja Perusahaan: Sebaiknya investor juga terus memantau kinerja perusahaan dan keterbukaan informasi yang diberikan.
Periksa Rencana Corporate Action: Jika ada rencana aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan RUPS, investor diharapkan untuk mempertimbangkan dengan matang.
Pertimbangkan Risiko Investasi: Sebelum mengambil keputusan investasi, penting untuk memperhitungkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi ke depannya.
Dalam perdagangan hari ini, saham BSBK mengalami penurunan yang cukup tajam, yaitu 14 poin, atau -14,74%. Hal ini membawa harga saham BSBK ke posisi Rp81. Penurunan ini tentu saja menjadi perhatian bagi para investor, mengingat adanya peningkatan volatilitas yang perlu dicermati dengan hati-hati.
Dengan adanya UMA ini, BEI mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada dan melakukan analisis yang lebih mendalam terkait saham BSBK sebelum membuat keputusan investasi.
Pasar Modal Indonesia merayakan momen penting, yakni HUT ke-48, dengan penuh semangat dan harapan baru.…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan potensi besar untuk menembus level psikologis 8.000. Didorong oleh…
Kokoinves.com - Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADRO) jadi inceran pelaku pasar di sesi…
Kokoinves.com - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), salah satu perusahaan tambang batu bara terkemuka…
Kokoinves.com - PT Total Bangun Persada Tbk (kode saham: TOTL), emiten sektor konstruksi yang sudah…
Kokoinves.com - Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mengalami lonjakan luar biasa dalam…