Kokoinves.com – Pada perdagangan Kamis (6/2/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan dengan penurunan sebesar 148,69 poin atau 2,1%, sehingga ditutup di level 6.875,5. Koreksi tajam ini menyebabkan sejumlah saham mengalami pelemahan ekstrem dan masuk dalam daftar top losers hari ini, dengan penurunan mencapai 16% dalam sehari.
Lima saham yang mengalami tekanan jual besar-besaran dan mencatat penurunan terdalam adalah:
Penurunan ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar yang tinggi, didorong oleh sentimen negatif baik dari faktor domestik maupun global.
Meskipun IHSG mengalami tekanan, bursa saham utama di Asia justru bergerak dalam tren positif. Berikut adalah kinerja beberapa indeks saham di Asia:
Penguatan di bursa Asia ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi global, yang berbanding terbalik dengan kondisi pasar saham di Indonesia yang tengah mengalami tekanan.
Di sisi lain, meskipun IHSG melemah, beberapa saham justru mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan masuk dalam daftar top gainers dengan kenaikan hingga 33%. Tiga di antaranya bahkan mencapai batas auto rejection atas (ARA).
Berikut daftar lima saham yang mencatatkan kenaikan terbesar:
Kenaikan ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG mengalami tekanan, masih ada saham-saham yang mampu menarik minat investor dan mencatatkan keuntungan signifikan.
Baca Juga : Harga Saham GOTO Anjlok di Tengah Isu Akuisisi oleh Grab
Kinerja IHSG yang melemah hingga 2,1% pada perdagangan hari ini menyebabkan sejumlah saham mengalami tekanan besar dan masuk dalam daftar top losers. Namun, di sisi lain, beberapa saham justru mengalami kenaikan signifikan dan menarik perhatian investor. Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar yang masih sangat fluktuatif, sehingga para investor perlu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Pantau terus perkembangan IHSG dan pergerakan saham untuk mendapatkan peluang terbaik di pasar modal!
PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) mengumumkan rencananya untuk memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya…
Profil & Potensi Bisnis Saham CDIA Saham CDIA ( PT Chandra Daya Investasi Tbk) holding…
Emiten pertambangan terbesar di Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mencatatkan penurunan kinerja signifikan…
Dua emiten Indonesia tercatat resmi masuk ke indeks utama MSCI. Dalam pengarakan kuartalan yang berlaku…
JPMorgan Chase baru saja mengambil langkah besar dalam dunia keuangan digital dengan meluncurkan tokenisasi dana…
PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada…