Kokoinves.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok signifikan pada sesi I perdagangan, Selasa (25/2/2025). IHSG terperosok 158,1 poin atau 2,34% ke level 6.591,4. Namun, di tengah keterpurukan indeks, ada lima saham jawara yang tetap melesat tajam dan memberikan keuntungan besar bagi investor. Bahkan, dua di antaranya mencapai batas auto rejection atas (ARA).
Lima saham berikut berhasil masuk dalam daftar top gainers saham jawara hari ini karena mengalami lonjakan harga yang signifikan, bahkan hingga 34%.
Tak hanya IHSG yang mengalami tekanan, indeks saham di kawasan Asia juga ikut melemah. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti ketidakpastian ekonomi global, pelemahan mata uang regional, serta tekanan dari sektor teknologi dan manufaktur.
Berikut beberapa pergerakan indeks utama di Asia:
Di sisi lain, beberapa saham justru mengalami penurunan tajam dan masuk dalam kategori top losers karena anjlok hingga 14% atau lebih. Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti tekanan jual yang tinggi, kinerja keuangan yang kurang memuaskan, serta sentimen negatif di pasar.
Berikut lima saham yang mengalami penurunan terbesar:
Baca Juga : Saham DCII Melonjak 22.941% dari Harga IPO Apa Penyebabnya?
Meskipun IHSG mengalami pelemahan signifikan, beberapa saham tetap menunjukkan performa luar biasa dan memberikan keuntungan bagi para investor. Sebaliknya, beberapa saham lainnya mengalami tekanan jual yang tinggi hingga masuk daftar top losers. Kondisi ini mencerminkan volatilitas pasar yang masih tinggi, sehingga investor perlu cermat dalam memilih saham untuk berinvestasi.
Dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis, strategi investasi yang tepat sangat diperlukan agar tetap bisa meraih cuan meskipun IHSG sedang mengalami tekanan. Penting bagi investor untuk memperhatikan faktor fundamental perusahaan, tren pasar, serta sentimen global sebelum mengambil keputusan investasi.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) mengumumkan rencananya untuk memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya…
Profil & Potensi Bisnis Saham CDIA Saham CDIA ( PT Chandra Daya Investasi Tbk) holding…
Emiten pertambangan terbesar di Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mencatatkan penurunan kinerja signifikan…
Dua emiten Indonesia tercatat resmi masuk ke indeks utama MSCI. Dalam pengarakan kuartalan yang berlaku…
JPMorgan Chase baru saja mengambil langkah besar dalam dunia keuangan digital dengan meluncurkan tokenisasi dana…
PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada…