Bursa & Saham

IHSG Menguat Berkat Saham PTRO, GOTO, dan AMMN: Analisis dan Rekomendasi

Kokoinves.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif pada pembukaan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (3/1/2025). Setelah dibuka pada level 7.177,25, IHSG langsung menguat sebesar 0,27% menuju 7.182,50. Momentum ini dipengaruhi oleh kinerja positif sejumlah saham unggulan, seperti saham PTRO, GOTO, dan AMMN.

Detail Pergerakan IHSG dan Kapitalisasi Pasar

Pada sesi perdagangan pagi, IHSG bergerak dalam rentang 7.171,50 hingga mencapai titik tertinggi di 7.197,01. Kenaikan ini turut mengerek kapitalisasi pasar menjadi Rp12.499 triliun. Hal ini menggambarkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan potensi pertumbuhan emiten-emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dari 947 saham yang diperdagangkan, sebanyak 211 saham mencatatkan penguatan, 136 saham mengalami pelemahan, dan 600 lainnya bergerak stagnan. Sentimen positif didorong oleh fundamental yang kokoh pada beberapa emiten, ditambah dengan respons pasar terhadap sentimen global yang mulai stabil.

Saham Penggerak Utama IHSG ada PTRO, GOTO, dan AMMN

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi salah satu penggerak utama IHSG. Saham ini mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 2,82% menjadi Rp73 per lembar. GOTO menghimpun transaksi dengan nilai mencapai Rp95 miliar dari total volume perdagangan sebanyak 1 miliar saham.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga turut memberikan kontribusi positif dengan penguatan sebesar 0,88%, menembus level Rp8.500 per lembar. Volume transaksi saham ini mencapai Rp30 miliar, menunjukkan minat tinggi dari investor.

Di sisi lain, saham PT Petrosea Tbk. PTRO juga menarik perhatian dengan kinerja solid yang mendukung penguatan IHSG secara keseluruhan.

Namun, tidak semua saham bergerak positif. Saham PT Timah Tbk. (TINS) menjadi salah satu pemberat indeks dengan koreksi sebesar 1,84% ke level Rp1.065 per lembar. Saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) juga mengalami pelemahan masing-masing sebesar 1,80% dan 1,44%.

Analisis Tren IHSG Saham PTRO, GOTO, AMMN: Potensi Bullish Lanjutan

Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat bahwa IHSG saat ini sedang berada dalam tren bullish, dengan peluang penguatan lebih lanjut. Indikator teknikal menunjukkan pelebaran positive slope pada Moving Average Convergence Divergence (MACD), yang menandakan potensi IHSG untuk menguji Moving Average 20 (MA20) di level 7.213.

Sementara itu, volume pembelian yang tinggi pada perdagangan sebelumnya menjadi indikator kuat bahwa pasar tengah dalam momentum penguatan. Investor cenderung optimis dengan kondisi pasar domestik, meski masih mencermati perkembangan sentimen global.

Baca Juga : Saham DGWG IPO dengan Harga Rp230 – Rp620 per Lembar: Peluang Investasi Menjanjikan

Sentimen Global yang Mempengaruhi Pasar

Faktor eksternal juga memberikan dampak signifikan terhadap IHSG. Dari Amerika Serikat, pelaku pasar tengah menunggu rilis data tingkat suku bunga hipotek 30 tahun (30-year mortgage rate) dan ISM Manufacturing Index untuk pekan terakhir 2024. Meskipun data ini belum mencerminkan efek penuh dari pemangkasan Federal Funds Rate (FFR) pada September dan Desember 2024, pasar tetap memberikan perhatian pada potensi pergerakan berikutnya.

Di kawasan Eropa, tingkat pengangguran di Jerman diperkirakan naik menjadi 6,2% dari 6,1% pada bulan sebelumnya. Selain itu, data BoE Consumer Credit di Inggris menunjukkan peningkatan dari 1,098 miliar GBP pada Oktober menjadi 1,2 miliar GBP pada November 2024. Sentimen ini dinilai memberikan peluang bagi IHSG untuk tetap bergerak positif di tengah volatilitas global.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Para analis merekomendasikan sejumlah saham unggulan untuk dicermati oleh para investor, di antaranya:

  • BBNI (Bank Negara Indonesia): Didorong oleh fundamental yang solid dan prospek bisnis yang cerah di sektor perbankan.
  • BBCA (Bank Central Asia): Stabilitas kinerja membuat saham ini menjadi pilihan utama di sektor perbankan.
  • BMRI (Bank Mandiri): Daya tarik saham ini terletak pada tingkat profitabilitas yang konsisten.
  • EMTK (Elang Mahkota Teknologi): Prospek bisnis digital dan media membuat saham ini memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
  • MNCN (Media Nusantara Citra): Saham ini menawarkan peluang menarik di sektor media dan hiburan.

Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini mencerminkan stabilitas dan optimisme pasar. Dukungan dari saham-saham unggulan seperti PTRO, GOTO, dan AMMN memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja indeks.

Dalam situasi seperti ini, investor disarankan untuk tetap selektif dalam memilih saham, dengan fokus pada emiten-emiten berfundamental kuat yang memiliki prospek jangka panjang. Mengamati sentimen global dan domestik dengan seksama juga menjadi kunci untuk memaksimalkan peluang investasi di pasar saham.

admin

Recent Posts

CDIA Beri Pinjaman Rp 2,35 Triliun ke Anak Usaha di Singapura untuk Ekspansi Bisnis

PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) mengumumkan rencananya untuk memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya…

3 days ago

Prospektif Terhadap Saham CDIA (PT Chandra Daya Investasi Tbk) untuk tahun 2026 Dengan Target Rp 2.500.000 per saham

Profil & Potensi Bisnis Saham CDIA Saham CDIA ( PT Chandra Daya Investasi Tbk) holding…

2 weeks ago

Menilai Prospek Emiten Tambang & Energi Grup Bakrie Pasca Kuartal III-2025

Emiten pertambangan terbesar di Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mencatatkan penurunan kinerja signifikan…

2 weeks ago

Saham Indonesia Yang Masuk Indeks MSCI Menjadi Peluang untuk Investor

Dua emiten Indonesia tercatat resmi masuk ke indeks utama MSCI. Dalam pengarakan kuartalan yang berlaku…

3 weeks ago

JPMorgan Meluncurkan Tokenisasi Dana Ekuitas Swasta di Blockchain Miliknya

JPMorgan Chase baru saja mengambil langkah besar dalam dunia keuangan digital dengan meluncurkan tokenisasi dana…

1 month ago

Saham IPO PJHB (PT Pelayaran Jaya Hidup Baru) Peluang Investasi Menarik dari Sektor Pelayaran

PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada…

1 month ago